Minggu, 27 September 2015

Tingkat Perbandingan dalam Beradaptasi dengan Lingkungan Masyarakat "Papua-Gorontalo"

Mee Yokaa Gorontalo-Kota Gorontalo dikenal sebagai kota terpesona, idaman, indah dan aman yang ditelusuri dengan nilai-nilai religius, education dan nilai kebudayaan. Kota yang terikat dengan nilai-nilai kebenaran, kota yang mampu menerima proses pembauran budaya dari berbagai etnis pendatang. Kota ini menyediakan jalur lapangan kerja dan sarana pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah dan  tinggi untuk mendukung masyarakat luar yang berkeinginan untuk mengikuti pendidikan di kota ini. Kebutuhan tempat tinggal sejenis kos dan asrama menjadi kebutuhan utama bagi pendatang. Kota ini ternyata sudah menjadi pusat berkumpulnya pelajar dari berbagai daerah yang tinggal sementara, baik di rumah pondokan maupun di Suasana Kota pendidikan benar-benar terasa. Masyarakat Papua tersebut tersebar di  berbagai sudut Kota dan ada kecenderungan tinggal di sekitar kampus masing-masing. Gorontalo tempat berkumpulnya mahasiswa dari berbagai daerah terlebih khususnya mahasiswa dan masyarakat Papua, dalam setiap tahunnya selalu dituju banyak pelajar yang ingin meneruskan studi di Kota ini. Mahasiswa dari luar Kota Gorontalo atau Masyarakat Papua memiliki kecenderungan tinggal di sekitar tempat kerja mereka, bagi mahasiswa tinggal disekitar kampus begitupun juga pegawai. Salah satunya kelurahan Wonggaditi Barat Gubernur Provinsi Papua Mengediakan Asrama Parmanen bagi mahasiswa dan masyarakat Papua. Masyarakat Papua pendatang atau perantau di di kota Gorontalo yang berinteraksi dengan masyarakat setempat tersebut menemukan situasi yang berbeda dengan kehidupan di tempat asalnya, maka itu untuk mempertahankan hidupnya dengan lingkungan setempat, manusia memiliki sifat beradaptasi dengan lingkungan yang kuat. Adaptasi sangat diperlukan oleh makhluk hidup terutama pada manusia untuk mempertahankan hidupnya. Contoh Maka tak heran, pada zaman dahulu kala Dinosaurus punah akibat tidak bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Adaptasi adalah cara makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup dimana mereka tinggal. Adaptasi ini diperlukan oleh makhluk hidup dibumi, karena setiap lingkungan dibumi memiliki karakteristik tersendiri. Untuk mempertahankan hidupnya makhluk hidup terutama pada manusia sangat diperlukan sifat adaptasi. Oleh karena itu ditempat tersebut manusia memiliki bentuk dan karakteristik berbeda untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Manusia memiliki otak dan pikiran sebagai alat untuk beradaptasi dengan berbagai lingkungan yang ada. Otak dan pikiran ini digunakan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang sedang berada atau bermukim sementara.
Manusia harus untuk beradaptasi dengan lingkungan lain manusia memiliki adaptasi tingkalaku yang bisa menyesuaikan dirinya dengan lingkungan lainnya, adaptasi tingkah laku adalah cara makhluk hidup beradaptasi dengan lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Adaptasi tingkah laku ini berhubungan dengan tindakan makhluk hidup atau manusia untuk beradaptasi atau melindungi diri dari pemangsa. Selain itu juga adaptasi tingkah laku berhubungan dengan kebiasaan manusia untuk beradaptasi dan mempertahankan hidupnya disuatu lingkungan.
Daerah yang kita berdomisili sementara pastinya, ada manusia setempat yang sudah berdomisili dahulu atau masyarakat pribumi, maka itu selain dari beradaptasi manusia membutuhkan sikap perbandingan karena perbandingan adalah suatu proses saling mempengaruhi dan perilaku saling bersaing dalam interaksi sosial ditimbulkan oleh adanya kebutuhan untuk menilai diri sendiri dan kebutuhan ini dapat dipenuhi dengan membandingkan diri dengan orang lain. Dua hal yang diperbandingkan dalam hubungan perbandingan aspek kehidupan sosial, adalah pendapat (opinion) dan kemampuan (ability). Perubahan pendapat relatif lebih mudah terjadi dari pada perubahan kemampuan.
Dalam membuat perbandingan dengan pihak kelompok orang lain, setiap orang mempunyai banyak pilihan. Namun, setiap orang cenderung memilih orang sebaya atau rekan sendiri untuk dijadikan perbandingan, tetapi jika salah seorang keluar dari daerahnya sendiri di daerah lain harus mempunyai sikap penyesuaian lalu  diperbandinkan dengan masyarakat lain.

***Rencana Tuhan Indah Pada Waktunya***

0 komentar:

Posting Komentar